081282229249 | www.jahitkebaya.net

Jahit Kebaya .Net (Tlp : 081282229249)

Posted by asep on June 27, 2012 in Artikel with No Comments


Perjalanan kehidupan seorang wanita  tidak ada tiada habisnya untuk diungkap. Manisnya cinta, getirnya kegalauan hati seolah menjadi hiasan tak kasat mata. Tersirat dalam gaya bahasa, mimik, bahkan balutan cantik busana beserta aksesorinya.

Menggambarkan perjalanan kehidupan gadis peranakan Tionghoa, pagelaran busana “Beauty Treasure” oleh Jeanny Ang, Deden Siswanto, dan Rudy Chandra seolah memberikan nilai baru dalam ranah fashion Tanah Air. Karena, tak hanya romansa kehidupan, nilai budaya baru pun mendominasi rancangan ketiganya. Budaya peranakan Tionghoa.

Rasa kagum ketiga desainer akan budaya peranakan memberikan sentuhan baru pada rancangan mereka. Melihat aspek budaya Asia yang sejatinya berasal dari Indonesia ini, ketiga desainer menerjemahkannya dalam sebuah pagelaran dengan imajinasi cerita yang mewakili ciri khas rancangan mereka.

Terinspirasi dari festival lentera dalam kebudayaan China, Jeanny Ang membawa sentuhan desain dan warna-warna yang playful, feminin, dan romantis. Dalam kebudayaan China, festival lentera sarat akan makna pengharapan, cinta, hubungan antar sesama dan alam semesta, serta rezeki. Melihat rancangannya, seolah melihat sosok gadis cantik yang sedang mencari jati dirinya.

Kain bermotif batik yang dipadukan dengan beragam bordir indah dan aplikasi tile dirancang menjadi mini dress, kebaya, serta gaun malam yang indah. Desain peplum, pencil skirt, dan mermaid dress mendominasi rancangannya. Pemilihan warna-warna cerah seperti pink, hijau, kuning, dan oranye menambah sisi feminin pada rancangannya.

Apalagi, ditambahkan dengan bordir-bordir berbentuk bunga khas pakaian etnis China. “Desain yang dibawakan ada unsur budayanya, tetapi juga memiliki sentuhan modern internasional,” ujarnya. Ketika Jeanny Ang tampil ceria khas gadis muda, Deden Siswanto menggambarkan dinamika kehidupan gadis peranakan dalam sisi yang berbeda. Percintaan dua etnis dengan proses akulturasi budaya yang pelik di dalamnya, menginspirasi Deden membuat rancangan yang terkesan suram.

Cutting yang asimetris seolah mendobrak tradisi, siluet, dan motif-motif khas China menggambarkan keseimbangan, sedangkan penggunaan material batik mewakili budaya Indonesia. Kain organza, suede, dan voile diolah dengan teknik layering, digital print, hand painting, dan steaming. Warna-warna yang digunakan seperti hitam dan cokelat mampu menggambarkan kegalauan hati sang gadis. Meski terkesan suram, elemen cut outmemberikan kesan seksi pada rancangannya.

“Rancangan saya adalah dark side-nya, sebuah masa-masa yang tidak pasti. Jadi, agak-agak gothic,” ujar Deden. Meski masalah pelik menghiasi perjalanan hidup sang gadis, rancangan Rudy Chandra mampu memberikan kisah happy ending. Ornamen-ornamen estetika pada bangunan bersejarah, keramik, dan perabotan budaya peranakan Tionghoa memberikan inspirasi pada rancangan Rudy Chandra.

Ornamen tersebut digambarkan dari teknik bordir motif kerancang dengan teknik lasercutting yang lebih modern. Dengan siluet S dan A line, rancangannya terlihat sederhana, feminin, dan elegan menonjolkan kharisma seorang wanita dewasa, matang, dan penuh percaya diri.

Tak hanya cheongsam, pencil skirt, dan baju panjang yang modern, Rudy Chandra juga menampilkan gaun pengantin modern yang dirancang menggunakan material jacquard, chiffon silk, organza silk, batik lasem, songket, brocade, dan taffeta.(dwi31)

Incoming search terms:

  • trend kebaya 2013 (84)
  • koleksi kebaya sinden opera van java (29)
  • sanggul sinden ovj (29)
  • baju sinden opera van java (23)
  • kebaya sinden ovj terbaru 2012 (18)
  • sanggul bali modern (16)
  • peplum kebaya (15)

Posted by asep on June 27, 2012 in Artikel with No Comments


Kesan tradisional sangat kental saat menyaksikan rancangan Era Sukamto dan Tuty Cholid pada pagelaran IPMI Trend Show 2012 bertajuk ‘Acceleration’. Didukung Gubernur Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin Limpo, keduanya menampilkan pakaian tradisional Makassar yang telah dimodifikasi menggunakan bahan-bahan kerajinan masyarakat lokal seperti kain tenun ikat, tenun ATBM, serta kain sutera Makassar.

Era Sukamto hadir dengan koleksi bertemakan ‘Swargaloka’. Ia mencoba menerjemahkan kecantikan wanita yang hidup dalam keberagaman budaya dan memiliki hasrat untuk menemukan surga dalam dirinya. Ia mengawinkan budaya Jawa dan Bugis lewat perpaduan baju bodo dan kebaya, serta teknik lilit kerajaan Bugis dan Jawa.

“Pakaian etnis seperti kebaya saat ini sudah salah kaprah sehingga tidak kelihatan nilai-nilai tradisionalnya lagi. Saya sebagai desainer ingin mengembangkan kreativitas tanpa batas tapi juga tidak ingin merusak nilai-nilai dari etnisnya sendiri,” ujarnya. Desainer cantik ini menggabungkan budaya Jawa dan Bugis bukan tanpa sebab.

Menurutnya, kedua budaya memiliki inner connection yang telah lama terlihat pada sejarah lewat politik beusan pada masa kerajaan. “Dulu, wanita Makassar menggunakan kain dengan teknik dodotan sama seperti di Jawa. Inilah keterkaitannya. Tapi di Makassar dikempit, kalau di Jawa kain itu disampir,” ia menambahkan.

Meski terinspirasi dari baju bodo Makassar, Era tidak terpancing menggunakan warna-warna berani yang mencolok. Ia justru menggunakan warna-warna yang lebih kalem. “Saya memang sengaja memilih warna yang lebih kalem karena tren warna di tahun 2012 akan lebih lembut,” ujarnya. Kolaborasi Bugis dan Jawa sangat terlihat pada baju pengantin yang dipamerkan.

Model menggunakan dodotan berwarna merah marun yang dipadu dengan kain tenun Bugis dan batik Yogyakarta. Riasannya pun dipilih menggunakan paes ageng khas Keraton Yogyakarta. Sementara Tuty Cholid hadir dengan perpaduan budaya yang lebih mengakar. Rancangannya bertemakan ‘Baine Gammara’, yang dalam bahasa Sulawesi Selatan berarti wanita cantik. Mengolaborasikan budaya Bugis, Cina dan India.

Tuty menggunakan berbagai macam tenun dari Sulawesi Selatan seperti tenun ikat, tenun sungkit, dan tenun ATBM. Ia pun mengangkat warna-warna berani khas Makassar menjadi tren warna 2012. “Saya ingin menjadikan baju bodo dan sarung khas Makassar sebagai tren global,” tuturnya.(dwi29)

Incoming search terms:

  • kebaya pengantin modern 2013 (257)
  • model baju bodo (57)
  • model dress kebaya terbaru (35)
  • baju bodo muslim (28)
  • gambar baju bodo modern (27)
  • model kebaya di ovj (27)
  • model baju bodo muslim (23)
  • contoh model baju bodo modern (20)
  • baju kebaya sinden opera van java (14)
  • foto baju bodo modern (10)

Posted by asep on June 27, 2012 in Artikel with No Comments


Siapa yang tidak kenal Yohannes Bridal? Rumah mode milik Yohannes E Yunarko ini begitu sohor dengan gaun pengantin bergaya internasional. Meski identik dengan rancangan gaun mekar menjuntai, rumah mode ini ternyata juga merancang kebaya pengantin.

“Kalau pakai nama bridal itu biasanya identik dengan gaun pengantin internasional. Tapi, ada juga yang memesan dibikinkan kebaya, mungkin sekitar 30 persen pelanggan saya,” ujar Yohannes saat konferensi pers pra-event Grand Wedding Expo ke-16. Perancang yang memulai kariernya dari bisnis salon ini memulai merancang kebaya modern lima tahun lalu.

Tidak banyak yang tahu memang. Baru sekitar dua tahun lalu orang mulai sadar saat ia memamerkan kebaya rancangannya di sebuah pameran pernikahan. “Ketika itulah banyak yang mulai menyadari bahwa Yohannes Bridal juga bikin kebaya,” ujarnya.

Namun, Yohannes merasa rancangannya belum memiliki ‘nyawa’. Terhitung baru di dunia kebaya modern, ia berusaha menonjolkan ciri khas dalam setiap kebaya rancangannya.  Sama seperti gaun pengantin internasional rancangannya, kebaya modern kreasinya juga mengandalkan ragam aplikasi di garis leher, dada, pinggang, dan lengan.

Motifnya, ukiran yang diuntai manis dengan kristal dan payet. “Tapi, tahun 2012 saya mungkin akan mencoba menggunakan aplikasi dari mutiara yang sempat ngetren di tahun 2000-an,” ujarnya. Yohannes pun menggunakan bahan-bahan yang biasa digunakan perancang-perancang kebaya seperti lace, brokat Prancis, tile yang ditempel dengan aplikasi, atau lace yang dipotong-potong.

Tak seperti gaun pengantin internasional yang disewakan dengan kisaran harga Rp5-20 juta, kebaya rancangannya dapat dibeli dengan menambah 50 persen dari harga sewa. “Biasanya, klien datang ke saya, minta rancangannya seperti apa karena saya tidak ada (kebaya) ready stock,” ujarnya.(dwi27)

Incoming search terms:

  • gaun kebaya ovj (107)
  • model baju kebaya gaun (52)
  • model sanggul sinden ovj (50)
  • sanggul sinden opera van java (38)
  • dress kebaya selutut (32)
  • baju nikah muslim modern (26)
  • model baju kebaya etnik (23)
  • harga kebaya ayok dwipancara (21)
  • model kebaya dada seksi (16)
  • sewa kebaya ovj (11)

Posted by asep on June 27, 2012 in Artikel with No Comments


Kebaya Indonesia 2012 busana dan model baju asli dari bumi pertiwi menambah khasanah trend fashion modern masa kini. Kebaya modern digunakan untuk berbagai seremonial resmi hingga ke event-event tertentu.

Kebaya modern banyak dihasilkan oleh desiner ternama dan berbakat di Indonesia seperti misalnya Kebaya Anne Avantie, dan masih banyak lagi yang lain. Kebaya juga merupakan busana favorit sepanjang waktu untuk kebutuhan pengantin dan resepsi pernikahan.

Padu padan dengan baju muslim menghasilkan kebaya muslim yang belakangan sangat digemari sebagai model baju terbaru di Indonesia. Untuk seremonial lain seperti Kebaya wisuda dirancang dari berbagai inspirasi dan kreasi ide paling mutakhir.

Contoh saja misalnya dengan adanya acara favorit OVJ (Opera Van Java) yang secara rutin menyambangi pemirsa televisi, dimana salah satu yang sering digunakan adalah kebaya, maka tercipta suatu trend dimana orang ingin mempunyai atau mencoba desain Kebaya OVJ yang sering dipakai oleh para pemain atau sinden di opera van Java.

Kebaya 2012 semakin kaya dengan hasil kreasi segar yang mampu menarik pecinta Kebaya Indonesia.(dwi26)

Incoming search terms:

  • sanggul anne avantie (26)
  • kebaya modern opera van java (25)
  • model kebaya pendek anne avantie (22)
  • model kebaya opera van java 2012 (21)
  • model kebaya modern opera van java (11)

Posted by asep on June 25, 2012 in Artikel with No Comments


Royal Wedding, Istilah ini semakin santer di telinga masyarakat setelah Kerajaan Inggris tanggal 29 April 2011 mengadakan upacara pernikahan untuk pangeran William dan Kate. Di Indonesia juga akan digelar upacara sakral serupa yaitu di Keraton Yogyakarta.

Putri bungsu Sri Sultan Hamengkubuwono Gusti Raden Ajeng Nur Astuti Wijareni atau Gusti Kanjeng Ratu Bendara akan menikah dengan Achmad Ubaidillah atau Kanjeng Pangeran Haryo Yudhanegara pada 16-18 Oktober 2011. Mereka akan melakukan prosesi Royal Wedding ini di Yogyakarta. Ada sekitar empat ribu undangan yang disebar, pernikahan ini juga diliput sejumlah kantor berita asing.

Royal Wedding Putri Bungsu Raja Keraton Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X menjadi magnet tersendiri bagi wisatawan untuk berkunjung ke Yogyakarta pada 16-19 Oktober mendatang. Tak hanya wisatawan dari kawasan Eropa, Amerika, dan Australia, turis Jepang juga akan berdatangan untuk menyaksikan pesta akbar Keraton Yogyakarta itu.

Sekitar 90 persen okupansi hotel berbintang di Kota Yogyakarta sudah dipesan oleh para tamu undangan dan para wisatawan yang ingin menyaksikan gelaran akbar bertajuk “Royal Wedding” Keraton Yogyakarta tersebut. Untuk design undangannya berukuran 18 x 30 sentimeter, dibuat dari kertas berbahan keras (hard cover). Di bagian sampul, terdapat logo Keraton Yogyakarta dan di bagian atas dihiasi tulisan timbul (emboss) berwarna emas.

Undangan “royal wedding” ala Yogyakarta itu memiliki desain yang disesuaikan tamu yang diundang. Untuk gaun yang akan dipakai yaitu pakaian pakem beludru dan bordiran, pakaian pakem dan kebaya-kebaya tidak yang modern karena temanya Sultan HB X, jadi mengembalikan konsep itu pada yang sudah ada pakemnya.

Beberapa di antara baju tersebut, adalah dodok atau basahan yang akan digunakan pada rangkaian upacara panggih di keraton pada Selasa pagi. Kemudian setelan baju pengantin warna merah maron yang akan digunakan saat pengantin dikirab dari keraton ke kepatihan pada sore harinya. Selain itu juga ada Juga Menir kebaya panjang warna hitam blenggen burdiran untuk Jeng Reni dan busana Sikepan bludiran warna hitam untuk Ubai yang akan dikenakan untuk resepsi pada malam hari di bangsal kepatihan.(dwi24)

Incoming search terms:

  • kebaya keraton yogyakarta (31)
  • kebaya pengantin beludru (26)
  • bakal renda kebaya tren 2013 (20)
  • kebaya keraton jogja (20)
  • baju kebaya kancing belakang (17)
  • gambar pola kebaya kancing belakang (11)

Posted by asep on June 25, 2012 in Artikel with No Comments


Kebaya saat ini menjadi salah satu fashion yang banyak di minati oleh semua kalangan, terutama untuk menghadiri acara2 pernikahan atau suatu undangan acara. Orang Indonesia pasti sudah tahu tentang fashion kebaya, karena memang kebaya adalah pakaian asli Indonesia. Kebaya zaman dulu memang terkesan jadul jika dilihat pada zaman sekarang, maka dari itu para perancang busana selalu dan selalu berkreasi dengan kebaya agar kebaya tidak lagi dipandang sebelah mata.

Wikipedia Indonesia mendefinisikan kebaya adalah blus tradisional yang dikenakan oleh wanita Indonesia dan Malaysia yang terbuat dari bahan tipis yang dikenakan dengan sarung, batik, atau pakaian rajutan tradisional lainnya seperti songket dengan motif warna-warni.

Tetapi kebaya bukan hanya untuk perempuan yang berpostur ideal tetapi juga bagi perempuan hamil sehingga akan terlihat lebih seksi dan elegan. Anda bisa memodifikasi sedikit di Penjahit Kebaya atau membeli kebaya yang mengikuti bentuk tubuh maka akan memberikan hasil yang luar biasa.

Pendeknya busana Kebaya Tradisional yang hampir tidak dimiliki bangsa lain ternyata mampu membuat perempuan dalam ukuran tubuh apa pun bisa terlihat seksi, langsing dan elegan. Hanya dengan pemilihan bahan, model yang tepat dengan postur tubuh dan warna kulit, saat ini modifikasi kebaya pun semakin beragam dilakukan oleh Penjahit Kebaya.

Tidak heran jika kebaya yang dulu hanya dipandang sebagai busana tradisional kini semakin mendapat tempat di hati kaum perempuan. Bukan saja para istri pejabat tetapi juga selebritis. Banyak perempuan sekarang yang bukan hanya mengenakan kebaya pada acara formal tetapi juga sebagai busana mereka sehari-hari.

Namun apa pun bentuk modelnya, Kebaya Tradisional atau Kebaya Modern, satu hal yang tidak boleh ditinggalkan dari kebaya yakni soal pakem atau siluet yang membentuk bagian tubuh. Siluet ini merupakan dasar dari kebaya dan ada tiga macam yang melegenda di kalangan masyarakat Indonesia yakni pakem Sunda, Jawa dan kurung.

Konon berkat pakem warisan nenek moyang ini pula perempuan yang berpikir perutnya terlihat besar tetap bisa tampil percaya diri. Memang semua tergantung rancangan busana tersebut tetapi sebaiknya kenakan puring sebagai bagian dalam kebaya dalam bentuk korset atau tanktop ketat dan bra warnanya senada dengan warna kebaya itu sendiri.

Untuk bahan saat ini cukup variatif dan busana kebaya tidak lagi identik dengan brokat. Tetapi bahan katun, sifon, sutra Thailand, santung print dan bahan-bahan bermotif lainnya juga bisa dijadikan kebaya dan tidak kalah menarik dengan pilihan warna yang beragam.

Jika dulu kaum perempuan cenderung mengenakan kebaya warna tua seperti hitam, coklat, maroon, abu-abu dan hitam. Sekarang banyak perempuan yang memilih kebaya berwarna kulit, putih, gading, kuning keemasan, perak dan warna pastel lainnya tidak kalah elegan. Apalagi ditambah dengan hiasan payet, sulaman benang emas, korsase maupun simpul modern lainnya. Anda bisa mencoba kenakan kebaya coklat muda dipadu dengan korset ketat yang menonjol dengan motif lipit.

Berbusana dengan mengenakan kebaya putih gading sangat cocok dalam suasana dan cuaca apa pun. Cobalah untuk aksen brokat sebagai lis sepanjang lengan dan leher terbuka yang mengarah pada pakem Sunda sehingga membuat busana ini tidak hanya pas sebagai baju pengantin tapi juga pesta istimewa. Apalagi dipadukan dengan kain batik motif kuno era 1930 dan 1940-an yang dimodifikasi ulang dengan aksen payet.

Untuk memberikan kesan yang betul-betul modern kebaya dengan bagian lengan yang dicampur bahan tile. Kebaya putih ini akan tampil lengkap dengan selendang sifon senada yang ditata rapi di salah satu lengan. Biarkanlah selandang lebar ini menjutai dengan satu simpul yang diikatkan pada bros keemasan.

Kebaya dengan bahan katun, sutra, santung print itu tampil dengan berbagai potongan seperti blazer, kimono, kurung, pendek dengan aksen bordir dan lace. Tetapi kebaya ini sebagian besar hampir tanpa payet dan sangat cocok dikenakan dengan celana denim, katun tapi juga sarung dan selendang print.

Model kebaya ini adalah Kebaya Modern sehingga perempuan muda dan remaja tidak perlu repot melengkapi penampilannya dengan konde. Kebaya kasual bisa tampil sebagai blus dengan hiasan rajut. Agar lebih menonjol kebaya modern ini dipadukan dengan dalaman yang kontras.(dwi23)

Incoming search terms:

  • model kebaya jadul (36)

Posted by asep on June 25, 2012 in Artikel with No Comments


Kebaya berasal dari busana adat Jawa, pada perkembangannya kebaya berkembang baik model, bahan dan filosofi menjadi adi busana yang meroket kepopulerannya ke seluruh penjuru dunia. Sebagai pakaian nasional, kebaya semakin banyak fungsi kegunaanya dalam berbagai segi kehidupan mulai dari acara resmi seperti kebaya pengantin untuk perkawinan, kebaya wisuda, pelantikan atau pengukuhan pejabat, upacara kraton atau organisasi, peringatan hari Kartini atau Nasional, hingga event non formal yaitu ulang tahun, Hari Raya Keagamaan, seragam pegawai hotel, acara khitanan dll

Salah satu acara resmi yang sering dipakai bahkan selalu menggunakan model kebaya modern sebagai gaun utama adalah acara pernikahan. Dan ini terjadi bukan hanya pada pengantin tradisional saja, namun juga pengantin lebih modern. Model kebaya modern khusus untuk pengantin modelnya cukup banyak dan beragam. Kita bisa lebih leluasa memilih jenis kebaya tersebut baik untuk resepsi, upacara ijab atau akad nikah, lamaran dan sebagainya.

Berikut ini ada tips yang bisa dijadikan sebagai panduan atau acuan untuk memilih model kebaya modern agar bisa sesuai dengan keinginan anda.

1. Tentukan lebih dulu jenis model kebaya modern pengantin yang ingin dikenakan. Untuk warnanya, sesuaikan dengan warna dekorasi pelaminan. Demikian pula dengan konsep desainnya. Hal ini sebaiknya dipersiapkan beberapa minggu sebelum acara resepsi atau pesta pernikahan diadakan.

2. Ukuran sebaiknya jangan terlalu longgar, namun juga jangan terlalu ketat. Bila terlalu longgar, maka model kebaya modern yang dikenakan kurang terlihat bagus. Karena ciri utama dari kebaya adalah menonjolkan bentuk tubuh agar terlihat anggun. Namun bila terlalu ketat maka tubuh akan terasa tidak nyaman karena sulit utk bergerak.

3. Pengantin perempuan yang punya dada ukuran kecil, sebaiknya memilih model kebaya modern yg punya hiasan payet di bagian depan. Tujuannya untuk memunculkan kesan berisi pada bagian dada tersebut. Sedangkan pengantin yang berdada besar, tentu saja harus memilih kebaya yang polos namun warnanya tetap menarik dan elegan. Bila tetap menginginkan adanya hiasan, sebaiknya dalam bentuk bordir yg warnanya juga sama dengan warna kain.

4. Kemudian untuk yg punya bentuk badan kecil atau kurus, maka model kebaya modernyg cocok adalah yang punya kerah model shanghai. Ini akan mampu menyamarkan kesan kurus dan membuat badan terlihat lebih padat dan berisi.

5. Untuk akad nikah sebaiknya kebaya akad nikah yang dikenakan menggunakan warna yg lembut dan tidak mencolok. Ini akan menimbulkan aroma sakral dan khidmat. Sedangkan untuk resepsi bisa menggunakan bahan dan warna yang lebih meriah, seperti kain brokat yang diberi hiasan mutiara atau aksesoris lain agar bisa memancarkan aura kebahagiaan.(dwi22)

Incoming search terms:

  • gaun kebaya simple (20)
  • fashion kebaya modern (14)
  • jenis baju kebaya (11)

Posted by asep on June 25, 2012 in Artikel with No Comments


Menurut beberapa para ahli fashion designer, para wanita harus memperhatikan beberapa hal untuk bisa tampil cantik sekaligus modis dan bergaya dalam balutan kebaya, diantaranya yaitu memperhatikan warna, model dan padanan kebaya modern atau tradisional serta tata rias dan rambut.

Warna

Pemilihan warna kebaya tergantung warna kulit. Jika memiliki kulit kuning, bisa mengenakan semua warna. Namun, wanita berkulit sawo matang harus mampu memilih warna kebaya yang tepat agar tidak terlihat kusam. Warna-warna segar seperti biru laut, merah marun, peach kecoklatan, dan hitam adalah warna-warna yang cocok dikenakan oleh wanita berkulit sawo matang. Ingat, untuk hindari mengenakan warna oranye, nila dan ungu.

Model

Tentang model kebaya, disarankan membentuk badan dengan pas, potongan dan design kebaya sebaiknya berada dibawah panggul. Model kebaya dengan kerah bisa bervariasi, bisa memilih model kerah shanghai, V-neck, oval atau sabrina, bisa juga memilih kerah tinggi jika memiliki leher jenjang.

selain model kerah perlu juga diperhatikan model jajaran kancing pada kebaya. Wanita bertubuh besar lebih baik mengenakan kebaya berkancing depan. Pilihan kebaya modern berkancing belakang bisa dikenakan oleh wanita bertubuh lansing.

Padanan Kebaya

Sebagai padanan kebaya sebaiknya memilih rok panjang dengan model duyung, yang bentuknya menyempit dibagian panggul hingga lutut dan melebar dibagian bawah. bisa juga dipadupadankan  dengan rok panjang bermodel sepan yang bermotif simple. Bagi yang ingin tampil lebih modis, bisa dipilih celana panjang sebagai padanan kebaya.

Tata Rias dan Rambut

Pemilihan sanggul juga penting untuk menunjang tampilan kebaya nan modis, namun tidak harus selalu menggenakan sanggul jawa dan tekuk yang berkesan tradisional. Penggunaan sanggul modern seperti sanggul twist atau cepol encim juga bisa menjadi alternatif pilihan sanggul.

Untuk tata rias ada baiknya dipilih warna-warna natural, seperti warna tanah dan pink muda, serta penggunaan eye shadow dan blush on yang tidak terlalu mencolok.(dwi21)

Posted by asep on June 21, 2012 in Artikel with No Comments


Memilih bahan untuk membuat kebaya tidak bisa sembarangan, sebaiknya di sesuaikan dengan karakter dan fisik anda, berikut ini ada sedikit tips untuk anda dalam memilih bahan kebaya modern untuk anda.

  • Sesuaikan dengan postur tubuh

Bagi yang gemuk, pilih motif yang jarang dan bagi yang kurus pilih motif yang padat.

  • Warna kulit.

Kalau berkulit gelap diwajibkan untuk memilih warna yang tidak bikin kusam. Misalnya cream, orange muda, salem, ungu muda, atau putih tulang. Untuk anda Kulitmu putih ? Hindari pemilihan warga gelap.

  • Kuatnya bahan.

Pilih yang menyerap keringat dan lentur, misal lice atau broklat.
Semoga bermanfaat untuk Anda dalam memilih bahan kebaya modern.(dwi20)

Incoming search terms:

  • bahan kebaya (59)
  • kebaya warna cream (34)

Posted by asep on June 20, 2012 in Artikel with No Comments


Kebaya pengantin memiliki beragam model, dengan beragam bahan juga. Untuk pernikahan, biasanya Anda akan membutuhkan beberapa kebaya, yaitu kebaya modern setelah siraman, kebaya midodareni, kebaya akad nikah, dan kebaya resepsi. Anda Bisa memilih model kebaya tradisional, kebaya modern atau perpaduan keduanya.

Berikut ini tips memilih kebaya pengantin :

  • Pilihlah kebaya pengantin yang Anda sukai jauh-jauh hari. Hal ini menghindari ukuran kebaya yang terlalu kecil atau terlalu besar.
  • Sesuaikan warna kebaya pengantin dengan warna kesukaan Anda, tema pernikahan ataupun dari kepribadian Anda.
  • Sesuaikan anggaran dana yang tersedia dengan model kebaya modern pengantin yang Anda inginkan. Jika Anda ingin praktis, sewalah kebaya pada jasa perias pengantin yang mempunyai beragam jenis koleksi kebaya.
  • Untuk acara siraman dan malam midodareni, Anda bisa mengenakan kebaya encim dari bahan chiffon ditambah borderan yang cantik. Sedangkan untuk akad nikah dan resepsi, Anda bisa memilih kebaya pengantin seperti brokat yang berpayet, brokat Jepang atau brokat Prancis.
  • Jika Anda ingin tampil trendy di hari pernikahan, bisa memilih kebaya modern.
  • Bagi Anda yang memiliki postur tubuh kurus, hindari mengenakan kebaya model offshoulder. Pilihlah kebaya pengantin model kerah shanghai dengan payet. Kebaya model ini dapat membuat tubuh lebih berisi.
  • Bagi Anda yang memiliki dada kecil, siasati dengan menambahkan payet di area dada.
  • Pilihlah bahan, model, dan warna yang sesuai dengan postur tubuh juga warna kulit. Jangan takut juga untuk mengenakan warna-warna yang lebih cerah, seperti putih gading, kuning keemasan, perak, dan lainnya, bagi Anda yang tidak suka warna-warna mencolok.
  • Pemilihan warna cerah ini dapat membuat Anda terlihat berbeda di hari pernikahan.
  • Mengenakan kebaya di hari pernikahan, bukan saja membuat Anda tampil mempesona, tapi juga ikut melestarikan kekayaan bangsa. Oleh karena itu, tidak ada salahnya bukan untuk mengenakan kebaya modern, hasil karya anak negeri di hari bahagia Anda.(dwi18)

Incoming search terms:

  • kebaya putih akad nikah (79)
  • gambar kebaya akad nikah modern (55)
  • kebaya akad (54)
  • kebaya akad nikah murah (40)
  • model kebaya sabrina modern (27)
  • model kebaya modern kerah shanghai (27)
  • kebaya style (22)
  • gambar model baju kebaya pengantin (19)
  • model kebaya akad 2012 (17)
  • KEBAYA PENGANTIN MODEL SABRINA (17)

Jahit Kebaya dan Dress Pesta :

  • Jahit Kebaya

  • You might also likeclose