081282229249 | www.jahitkebaya.net

Jahit Kebaya .Net (Tlp : 081282229249)

Posted by asep on May 11, 2012 in Artikel with No Comments


konsultasi jahit kebaya

Kekayaan budaya Tanah Air tidak akan habis untuk dikupas. 12 desainer Ikatan Perancang Mode Indonesia (IPMI) membuktikannya dalam pergelaran busana di ajang Pekan Produk Budaya Indonesia (PPBI).

Pergelaran bertema “Warisan Budaya Bangsa, Inspirasi Kebangkitan Ekonomi Kreatif Indonesia” itu menjadi wadah bagi para desainer untuk meniupkan napas modern pada kain tradisional Indonesia. Masing-masing desainer diberi kesempatan untuk mengembangkan kain tradisional dari 12 provinsi.

Ketua Dewan Pengurus IPMI Sjamsidar Isa menyebutkan, hal itu dilakukan agar kain-kain tradisional memiliki nilai tambah secara komersial.  ”Dengan adanya kerja sama ini, kami berharap para perajin mendapat wawasan yang lebih luas mengenai pengolahan kain tradisional,” sebutnya, saat temu media, beberapa waktu lalu.

Di kesempatan pada yang sama, Sjamsidar juga menyebutkan para desainer yang terlibat, yakni Oscar Lawalata, Yongki Budisutisna, Tuty Cholid, Stephanus Hamy, Denny Wirawan, Kanaya Tabitha, Liliana Lim, Carmanita, Ghea Panggabean, Syahreza Muslim, Era M Sukamto, dan Ari Seputra, akan mengolah kain-kain tersebut ke arah busana siap pakai.

Di atas catwalk, kain-kain indah dari 12 provinsi itu direka menjadi produk busana yang inovatif, ready to wear yang wearable. Melepaskan pakem kain tradisional dari fungsi seremonialnya dan mengangkatnya dalam kemasan kontemporer, untuk dikenakan dalam berbagai kesempatan.

Di ajang yang berlangsung selama lima hari berturut-turut itu, para desainer hadir dengan ciri khas masing-masing.

Oscar Lawalatta yang menjadi pembuka pergelaran menghadirkan pesona kain songket Bali dalam fungsi dasarnya, yakni padanan kebaya dan baju bodo.

Adapun Yongki Budisutisna mengetengahkan koleksi yang lebih kontemporer. Batik Jambi diolahnya menjadi rangkaian busana ready-towear seperti terusan, blus dan bawahan. “Saya sengaja menyajikan dalam kemasan siap pakai agar semua orang bisa menggunakan,” sebutnya.

Selanjutnya, Tuty Cholid menghadirkan rangkaian koleksi modern etnik dari tapis Lampung. Varian jaket berpotongan Jackie O dipadukannya bersama ragam terusan, tunik, maupun celana jodhpur. Nuansa feminin dihadirkannya melalui siluet oversized, A-line, potongan loose, serta aksen kerut.

Tuty mengatakan, pengembangan tapis Lampung menjadi sasaran berikutnya setelah tenun ikat Bali. “Saya sudah dua tahun membina perajin tenun Bali. Mereka sekarang sudah bisa berdiri sendiri, maka saya berpindah membina perajin tapis Lampung,” kata desainer ramah ini.

Adapun Liliana Lim mengolah tenun Sulawesi Tenggara. Untuk membawa citra modern pada kain tradisional tersebut, Liliana pun keluar dari pakem. Memotong, memisahkan motif, kemudian memadukannya bersama material lain dalam warna yang lebih gelap untuk meredam warna yang terlalu terang.

Sementara Stephanus Hamy memadukan kain batik Jawa Barat dari Garut, Tasikmalaya, Indramayu, dan Cirebon beserta motif lain dalam komposisi warna cerah. “Saya ingin melakukan perubahan cara pandang kain batik sebagai padanan kebaya. Jadinya koleksi saya hadir dalam kemasan busana modern yang sangat wearable,” tuturnya. (dwi01)

Incoming search terms:

  • gambar kebaya modern kanaya tabitha (139)
  • Model baju bodo modern (82)
  • tukang jahit kebaya di bekasi (53)
  • baju songket modern (47)
  • model baju bodo modifikasi (39)
  • kebaya ghea panggabean (25)
  • model baju tenun modern (13)
  • kebaya indonesia modern (11)
  • kursus jahit kebaya (4)
  • model pakaian kain tradisional indonesia (1)

« previous post

Memilih Kebaya Wisuda

Kebaya memang sangat lekat dengan budaya Indonesia. Bahkan, dapat dikatakan bahwa wanita berkebaya adalah wanita Indonesia. Berkebaya memang membuat wanita tampak anggun. Kebaya memang identik dengan pernikahan. Saat akad nikah, biasanya mempelai wanita menggunakan kebaya putih nan cantik. Jika...

next post »

Lenny Agustin, Mengolah Kain Tradis....

Kebaya modern yang akan kaya detail dan warna terlihat mendominasi koleksi desainer Lenny Agustin yang dipamerkan di panggung Indonesia Fashion Week, akhir pekan. Dengan mengambil tema “Offerings”, Lenny tetap pada ciri khasnya yang selalu mengolah kain tradisional. Kali ini Lenny mengolah sula...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Current day month ye@r *

No trackbacks yet.

Posts with similar tags

Posts in similar categories

Jahit Kebaya dan Dress Pesta :

  • Jahit Kebaya

  • You might also likeclose